Header Ads

Topik C : SIstem Tata Surya (BAB 5 IPAS Semester 2)

 


Mengenal Berbagai Jenis Benda Langit

Benda langit adalah semua objek alami yang terdapat di luar angkasa. Berikut adalah jenis-jenis benda langit yang menjadi anggota sistem tata surya:

1. Bintang (Star)

  • Definisi: Bintang adalah bola gas panas yang memancarkan cahaya dan panasnya sendiri.

2. Planet (Planet)

  • Definisi: Planet adalah benda langit yang mengorbit mengelilingi sebuah bintang (disebut revolusi) dan juga berputar pada sumbunya sendiri (disebut rotasi).

3. Bulan / Satelit Alami (Moon / Natural Satellite)

  • Definisi: Bulan adalah benda langit yang mengorbit mengelilingi planet atau asteroid.
  • Karakteristik:
    • Ukurannya lebih kecil dari benda yang diorbitnya (planet).
    • Tidak memancarkan cahaya sendiri.

4. Asteroid

  • Definisi: Asteroid adalah benda langit yang terdiri dari campuran batuan dan logam dengan bentuk tidak beraturan.
  • Karakteristik:
    • Ukurannya lebih kecil dari planet.
    • Mengorbit mengelilingi Matahari.

5. Meteorid, Meteor, dan Meteorit

  • Meteorid:
    • Definisi: Pecahan-pecahan kecil dari asteroid yang bertabrakan.
    • Karakteristik: Berukuran sangat kecil, mengorbit Matahari dengan lintasan yang tidak tetap.
  • Meteor (Bintang Jatuh):
    • Definisi: Fenomena cahaya yang terjadi ketika sebuah meteorid memasuki atmosfer Bumi dan terbakar karena gesekan.
    • Karakteristik: Terlihat sebagai garis cahaya yang melintas di langit. Meteorid bukanlah bintang yang jatuh.
  • Meteorit:
    • Definisi: Sisa bebatuan dari meteorid yang tidak habis terbakar di atmosfer dan kemudian jatuh ke permukaan Bumi.

6. Komet (Comet)

  • Definisi: Komet adalah benda langit yang sering disebut "bintang berekor" karena memiliki ekor yang panjang dan terang saat mendekati Matahari.
  • Karakteristik:
    • Tersusun atas es, debu, dan batuan.
    • Mengorbit Matahari dengan bentuk lintasan yang lonjong (elips).
    • Ekor komet terbentuk saat mendekati Matahari. Panas Matahari menyebabkan es mencair menjadi gas, dan campuran gas serta debu ini memancarkan cahaya.

Sistem Tata Surya dan Anggotanya

Definisi Sistem Tata Surya

Sistem tata surya adalah sebuah sistem di luar angkasa yang terdiri atas:

  1. Matahari sebagai pusatnya.
  2. Delapan planet beserta bulan-bulannya.
  3. Benda-benda langit lainnya seperti komet, asteroid, dan meteorid.

Semua anggota ini mengorbit pada Matahari karena adanya gaya gravitasi Matahari. Sistem ini disebut "sistem" karena semua bagiannya saling terkait dan berinteraksi secara teratur dalam satu kesatuan yang teratur.

Karakteristik Delapan Planet di Tata Surya

Setiap planet memiliki karakteristik unik, meliputi jarak dari Matahari, temperatur, periode rotasi, dan periode revolusi.

  1. Merkurius
    • Jarak dari Matahari: 58 juta km
    • Temperatur: -180°C sampai 430°C
    • Periode Revolusi: 88 hari Bumi
    • Periode Rotasi: 59 hari Bumi
  2. Venus
    • Jarak dari Matahari: 108 juta km
    • Temperatur: 470°C
    • Periode Revolusi: 225 hari Bumi
    • Periode Rotasi: 243 hari Bumi
  3. Bumi
    • Jarak dari Matahari: 150 juta km
    • Temperatur: -89°C sampai 59°C
    • Periode Revolusi: 365,25 hari
    • Periode Rotasi: 24 jam
  4. Mars
    • Jarak dari Matahari: 228 juta km
    • Temperatur: -153°C sampai 20°C
    • Periode Revolusi: 687 hari
    • Periode Rotasi: 24,6 jam
  5. Jupiter
    • Jarak dari Matahari: 778 juta km
    • Temperatur: -145°C (di dekat intinya bisa mencapai 24.000°C)
    • Periode Revolusi: ±12 tahun Bumi
    • Periode Rotasi: 10 jam
  6. Saturnus
    • Jarak dari Matahari: 1,4 milyar km
    • Temperatur: -138°C
    • Periode Revolusi: 29 tahun Bumi
    • Periode Rotasi: 10,7 jam
  7. Uranus
    • Jarak dari Matahari: 2,9 milyar km
    • Temperatur: -195°C
    • Periode Revolusi: 84 tahun Bumi
    • Periode Rotasi: 17 jam
  8. Neptunus
    • Jarak dari Matahari: 4,5 milyar km
    • Temperatur: -331°C
    • Periode Revolusi: 165 tahun Bumi
    • Periode Rotasi: 16 jam

Pengelompokan Planet

Planet-planet dikelompokkan berdasarkan penyusunnya:

  1. Planet Bebatuan (Planet Terestrial)
    • Karakteristik: Tersusun atas batuan dan logam, memiliki permukaan yang padat.
    • Contoh: Merkurius, Venus, Bumi, Mars.
  2. Planet Gas Raksasa
    • Karakteristik: Tersusun atas gas atau es, tidak memiliki permukaan padat.
    • Contoh: Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

Objek Langit Lain dan Struktur Kosmik yang Lebih Besar

Planet Kurcaci (Dwarf Planet)

Planet kurcaci adalah benda langit yang mengorbit Matahari, berukuran hampir seperti planet, tetapi tidak memenuhi semua kriteria planet (misalnya, tidak "membersihkan" orbitnya dari benda lain).

  • Contoh:
    • Pluto: Dulunya dianggap sebagai planet kesembilan, tetapi sejak tahun 2006 diklasifikasikan ulang sebagai planet kurcaci.
      • Jari-jari: 1.151 km
      • Jarak dari Bumi: 5,9 milyar km
      • Temperatur: –226 sampai –240°C
      • Jumlah bulan: 5
    • Eris dan Ceres: Juga termasuk dalam kategori planet kurcaci.

Galaksi

Tata surya kita bukanlah satu-satunya di alam semesta. Tata surya berada dalam sebuah struktur yang jauh lebih besar bernama galaksi.

  • Definisi: Galaksi adalah sistem yang sangat besar yang terdiri atas gas, debu, dan jutaan hingga miliaran bintang beserta tata surya masing-masing.
  • Karakteristik:
    • Memiliki pusat gravitasi yang sangat kuat yang disebut lubang hitam.
    • Bintang-bintang di galaksi saling terikat oleh gravitasi pusat ini.

Penjelajahan Antariksa dan Teknologi

Manusia tidak hanya mempelajari antariksa dari Bumi, tetapi juga mengirimkan wahana untuk menjelajahinya secara langsung.

Penjelajah di Planet Mars (Rover)

Mars, planet tetangga Bumi, menjadi target utama penjelajahan. Para ilmuwan mengirim robot beroda yang disebut rover untuk menjelajahi permukaan Mars dan mengirimkan data ke Bumi.

  • Contoh-contoh Rover yang Dikirim ke Mars:
    1. Sojourner (1996): Rover pertama. Memberikan informasi bahwa Mars dahulu adalah planet yang cukup hangat dan basah.
    2. Spirit dan Opportunity (2003): Sepasang rover kembar yang menemukan bukti bahwa Mars dahulu memiliki sungai dan danau dengan air yang mirip dengan air di Bumi.
    3. Curiosity (2012): Memiliki misi mencari sisa-sisa air dan potensi kehidupan di Mars. Data dari Curiosity membantu para ilmuwan merancang misi penjelajahan yang aman untuk manusia di masa depan.
    4. Perseverance (2021): Rover paling canggih yang memiliki misi utama mencari tanda-tanda kehidupan purba di Mars dan menjawab apakah planet ini bisa dikunjungi oleh manusia.

Teknologi Spinoff dari Antariksa

Banyak teknologi yang kita gunakan sehari-hari awalnya dikembangkan untuk keperluan antariksa.

  • Contoh Teknologi Spinoff:
    1. Telepon Pintar (Smartphone): Kamera kecil dengan kualitas tinggi di ponsel awalnya dikembangkan oleh NASA untuk dipasang pada pesawat luar angkasa robotik.
    2. Satelit: Memungkinkan kita menonton siaran TV, menggunakan telepon, sistem navigasi (GPS), serta memantau cuaca dan pemanasan global.
    3. Alat Pemurnian Air: Teknologi yang awalnya diciptakan untuk menyediakan air minum bersih bagi astronot kini banyak digunakan di Bumi.
    4. Transportasi: Pengembangan pesawat luar angkasa mendorong inovasi pada mobil listrik dan pesawat terbang.
    5. Teknologi Kesehatan: Alat pemantau kesehatan astronot dikembangkan menjadi alat pemicu jantung, teknologi pengobatan kanker, dan lensa kacamata antigores (terinspirasi dari helm astronot).
    6. Peralatan Nirkabel: Kebutuhan akan alat yang ringan dan praktis di ruang angkasa mendorong pengembangan laptop dan earphone tanpa kabel.

 

No comments