Header Ads

WARNA DALAM GAMBAR (SENI BUDAYA KELAS 6 SD Semester 1)

 

1. Pengertian Warna

Warna adalah kesan yang ditangkap mata dari cahaya yang dipantulkan suatu benda. Warna membuat gambar menjadi lebih hidup, menarik, dan bermakna.

Dalam seni rupa, warna membantu:

·         Menguatkan suasana atau mood gambar

·         Menentukan karakter objek

·         Membuat gambar lebih indah dan enak dilihat

2. Jenis–Jenis Warna

A. Warna Primer (Pokok)

Warna dasar yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.

👉 Merah – Kuning – Biru

Contoh:

·         Jika ingin membuat warna hijau, kita perlu campuran biru + kuning.

·         Merah tidak bisa dibuat dari warna apa pun, maka disebut primer.

B. Warna Sekunder

Warna yang diperoleh dari campuran dua warna primer.

👉 Contoh:

·         Merah + Kuning = Oranye

·         Kuning + Biru = Hijau

·         Merah + Biru = Ungu

C. Warna Tersier

Warna yang dihasilkan dari campuran warna primer + warna sekunder yang berdekatan.

👉 Contoh:

·         Kuning + Oranye = Kuning-oranye

·         Biru + Hijau = Biru-hijau

·         Merah + Ungu = Merah-ungu

D. Warna Netral

Warna yang tidak termasuk dalam kelompok primer/sekunder/tersier.

👉 Putih, hitam, abu-abu, coklat

Fungsi:

·         Menenangkan komposisi warna

·         Penyeimbang dalam gambar

·         Untuk bayangan (shadow) dan cahaya (highlight)

3. Sifat Warna (Suhu Warna)

A. Warna Panas

Memberikan kesan hangat, bersemangat, dan mencolok.

👉 Merah, oranye, kuning
Contoh penggunaan:
Gambar matahari terbit, api, suasana riang.

B. Warna Dingin

Memberikan kesan sejuk, tenang, dan damai.

👉 Biru, hijau, ungu
Contoh penggunaan:
Gambar laut, hutan, malam hari.

4. Nilai Warna (Value)

Mengatur terang gelap warna sehingga gambar terlihat lebih hidup dan memiliki dimensi.

·         Tint = warna + putih → menghasilkan warna lebih cerah

·         Shade = warna + hitam → menghasilkan warna lebih gelap

·         Tone = warna + abu-abu → menghasilkan warna lebih lembut

Contoh:

·         Biru muda (tint) untuk langit

·         Biru tua (shade) untuk bayangan laut

5. Harmoni Warna

Harmoni warna membuat gambar terlihat selaras dan menyenangkan.

A. Harmoni Analogus

Warna yang berdekatan di lingkaran warna.
Contoh: kuning – kuning-hijau – hijau

B. Harmoni Komplemen

Warna yang berlawanan di lingkaran warna.
Contoh: merah – hijau, biru – oranye

Fungsi: membuat objek terlihat lebih menonjol (kontras tinggi).

C. Harmoni Monokromatis

Menggunakan satu warna tetapi dengan berbagai nilai (tint, tone, shade).

Contoh: biru muda – biru sedang – biru tua
Cocok untuk suasana tenang.

6. Fungsi Warna dalam Gambar

1.      Menjelaskan bentuk
Bayangan dan cahaya ditentukan oleh perbedaan warna.

2.      Menekankan objek penting
Warna kontras membuat objek utama menonjol.

3.      Menguatkan suasana
Biru tua → sedih atau malam
Kuning cerah → ceria

4.      Membuat gambar lebih indah
Kombinasi yang harmonis membuat gambar nyaman dilihat.

7. Contoh Penerapan Warna pada Gambar

A. Gambar Pemandangan

·         Langit: biru muda

·         Gunung: hijau-biru atau hijau tua

·         Matahari: kuning-oranye (warna panas)

·         Bayangan pohon: hijau tua atau hitam-kehijauan

B. Gambar Bunga

·         Kelopak: merah / ungu (warna panas)

·         Daun: hijau (warna dingin)

·         Bayangan di kelopak: merah gelap (shade)

C. Gambar Hewan

·         Burung berwarna cerah: kuning + merah-oranye

·         Kucing: coklat + putih + abu-abu untuk bayangan

8. Tips Menggunakan Warna 

·         Mulai dari warna terang → lalu tambahkan gelap

·         Jangan menekan pensil warna terlalu keras di awal

·         Gunakan 2–3 warna untuk membuat gradasi

·         Gunakan warna komplementer jika ingin objek terlihat menonjol

·         Latihan menggambar lingkaran warna (color wheel)

 

No comments