Header Ads

RITME (Kelas VI SD Semester 1)

 1. Pengertian Ritme Gambar

Ritme gambar adalah pengulangan bentuk, garis, warna, atau pola dalam sebuah karya seni sehingga menciptakan kesan bergerak, teratur, dan harmonis.

Ritme dalam seni mirip seperti irama dalam musik: ada bagian yang berulang, mengalir, dan memberikan rasa keteraturan.

2. Fungsi Ritme dalam Gambar

1.      Membuat gambar lebih hidup dan tidak membosankan.

2.      Mengatur arah pandang mata agar mengikuti alur tertentu.

3.      Menciptakan keseimbangan visual.

4.      Memberi kesan gerak atau dinamika dalam gambar.

5.      Menambah keindahan dan kesatuan bentuk dalam karya.

3. Unsur-Unsur yang Bisa Menciptakan Ritme

Ritme dapat dibentuk dari:

Garis

Contoh: garis lengkung berulang seperti gelombang air.

Bentuk

Contoh: bentuk daun yang tersusun memanjang mengikuti tangkai.

Warna

Contoh: warna merah–kuning–biru yang berulang secara teratur.

Pola

Contoh: pola batik kawung, parang, atau mega mendung.

4. Jenis-Jenis Ritme dalam Gambar

1. Ritme Teratur (Regular Rhythm)

Disebut ritme berulang dengan jarak dan ukuran yang sama.

Contoh:

·         Motif kotak-kotak pada kain sarung.

·         Deretan jendela di gedung yang ukurannya sama.

2. Ritme Mengalir (Flowing Rhythm)

Perubahan bentuk atau garis yang bergerak lembut seperti aliran air.

Contoh:

·         Gelombang laut.

·         Rambut panjang yang tertiup angin.

·         Awan yang menggumpal dan memanjang.

3. Ritme Meningkat dan Menurun (Progressive Rhythm)

Ukuran atau bentuk berubah secara bertahap dari kecil → besar, atau sebaliknya.

Contoh:

·         Daun yang semakin kecil di ujung ranting.

·         Pola lingkaran dari kecil ke besar.

·         Bayangan objek yang memanjang.

4. Ritme Alternating (Ritme Berselang-Seling)

Pengulangan dua atau lebih unsur secara bergantian.

Contoh:

·         Pola warna merah – putih – merah – putih.

·         Garis tebal – tipis – tebal – tipis.

·         Motif batik yang berganti-ganti bentuk.

5. Cara Membuat Gambar dengan Ritme

1.      Tentukan unsur yang mau diulang (garis, bentuk, pola, atau warna).

2.      Rencanakan susunan: teratur, mengalir, progresif, atau selang-seling.

3.      Gunakan sketsa ringan untuk menentukan alur ritme.

4.      Buat pengulangan secara konsisten.

5.      Tambahkan pewarnaan atau bayangan untuk memperjelas alur ritme.

6.      Pastikan hasil akhir harmonis dan tidak berantakan.

6. Contoh Gambar yang Menggunakan Ritme

Berikut contoh ide yang bisa dibuat siswa:

Gambar “Pepohonan Berbaris”

·         Pohon digambar berulang dengan ukuran sama → ritme teratur.

Gambar “Gelombang Laut”

·         Garis lengkung lembut berulang → ritme mengalir.

Gambar “Bunga Matahari”

·         Kelopak bunga yang tersusun memutar → ritme progresif.

Gambar “Motif Batik”

·         Pola kawung atau parang → ritme selang-seling.

 

No comments