Topik C : Energi Terbarukan (BAB 6 SEMESTER 2)
Pengertian
Energi Terbarukan
Energi terbarukan adalah energi
pengganti energi fosil yang berasal dari alam dan tidak akan habis
meskipun digunakan terus-menerus. Energi ini ramah lingkungan karena tidak
menimbulkan polusi seperti bahan bakar fosil
Contoh:
Angin, sinar matahari, air, panas bumi, biogas, biodiesel, dan gelombang laut.
Mengapa
Energi Terbarukan Penting?
Sumber energi fosil jumlahnya
terbatas dan membutuhkan waktu sangat lama untuk terbentuk kembali. Jika energi
fosil habis, kehidupan manusia akan terancam. Oleh karena itu, manusia perlu
beralih ke energi terbarukan agar kebutuhan energi tetap terpenuhi di masa
depan .
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
- Listrik padam karena keterbatasan pasokan energi
- Anjuran menghemat listrik di rumah dan sekolah
Kelebihan
Energi Terbarukan
- Berasal dari alam dan tersedia melimpah
- Ramah lingkungan
- Sumber energinya gratis (namun teknologinya membutuhkan
biaya)
- Mengurangi ketergantungan pada energi fosil
Contoh:
Angin dapat dimanfaatkan secara gratis, tetapi kincir angin dan turbin
memerlukan biaya pembangunan.
Macam-Macam
Sumber Energi Terbarukan dan Contohnya
1.
Energi Matahari
Sinar matahari merupakan sumber
energi cahaya terbesar dan dapat diubah menjadi listrik menggunakan panel
surya.
Contoh:
Panel surya di atap rumah untuk menyalakan lampu dan alat elektronik.
2.
Energi Air
Air yang mengalir deras dapat
memutar kincir atau turbin untuk menghasilkan listrik.
Contoh:
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di daerah pegunungan dan sungai besar.
3.
Energi Angin
Angin dimanfaatkan untuk memutar
baling-baling turbin sehingga menghasilkan listrik.
Contoh:
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Sidrap, Sulawesi, dan Bantul,
Yogyakarta
4.
Biogas
Biogas berasal dari limbah organik
seperti kotoran hewan, kotoran manusia, dan sampah rumah tangga.
Contoh:
Biogas dari kotoran sapi digunakan sebagai pengganti gas elpiji untuk memasak.
5.
Biodiesel
Biodiesel berasal dari limbah
tumbuhan dan dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan dan pembangkit
listrik.
Contoh:
Minyak dari tumbuhan kelapa sawit digunakan sebagai bahan bakar mesin.
6.
Energi Gelombang Laut
Ombak dan pasang surut air laut
dapat menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik.
Contoh:
Pembangkit listrik tenaga gelombang laut di daerah pesisir.
7.
Energi Panas Bumi
Energi panas bumi berasal dari panas
dalam bumi dan dimanfaatkan dengan membuat sumur panas bumi.
Contoh:
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang menggantikan batu bara di PLTU
Pemanfaatan
Energi Terbarukan di Setiap Daerah
Pemanfaatan energi terbarukan sangat
bergantung pada kondisi alam dan geografis wilayah. Tidak semua daerah
memiliki potensi energi yang sama.
Contoh:
- Daerah pantai cocok untuk energi angin dan gelombang
laut
- Daerah pegunungan cocok untuk energi air dan panas bumi
Kesimpulan
Energi terbarukan merupakan solusi
untuk menjaga ketersediaan energi di masa depan. Walaupun membutuhkan teknologi
dan waktu yang tidak singkat, pemanfaatan energi terbarukan harus terus
dikembangkan. Oleh karena itu, manusia tetap perlu menghemat energi
dalam kehidupan sehari-hari
Post a Comment