Header Ads

Bahasa Indonesia : DEBAT (BAB 6 Semester 2)

 

A. Pengertian Debat

Debat adalah kegiatan adu pendapat antara dua pihak atau lebih yang memiliki pandangan berbeda terhadap suatu masalah.
Dalam debat, setiap pihak harus menyampaikan pendapat dengan alasan yang logis, sopan, dan berdasarkan fakta.

Tujuan debat:

  • Melatih keberanian berbicara
  • Mengasah kemampuan berpikir kritis
  • Menghargai pendapat orang lain
  • Menyampaikan pendapat secara logis dan santun

B. Unsur-Unsur Debat

  1. Mosi
    Topik atau pernyataan yang diperdebatkan.
    👉 Contoh: “Penggunaan gawai di sekolah perlu dibatasi.”
  2. Pihak Pro (Mendukung)
    Pihak yang setuju dengan mosi.
  3. Pihak Kontra (Menentang)
    Pihak yang tidak setuju dengan mosi.
  4. Moderator
    Orang yang memimpin jalannya debat agar tertib.
  5. Argumen
    Alasan yang disampaikan untuk mendukung pendapat.
  6. Data/Fakta
    Informasi yang memperkuat argumen.

C. Struktur Debat

  1. Pembukaan
    • Moderator membuka debat
  2. Penyampaian Argumen
    • Pihak pro menyampaikan pendapat
    • Pihak kontra menyampaikan pendapat
  3. Sanggahan
    • Menanggapi argumen lawan
  4. Penutup
    • Kesimpulan dari moderator

D. Ciri-Ciri Debat yang Baik

Menggunakan bahasa yang sopan
Berdasarkan fakta dan alasan logis
Tidak memaksakan pendapat
Menghargai lawan bicara
Berbicara secara bergantian

E. Contoh Kalimat dalam Debat

  • “Saya setuju dengan pendapat tersebut karena…”
  • “Menurut saya, pendapat itu kurang tepat sebab…”
  • “Saya menghargai pendapat lawan, tetapi…”

️ CONTOH DEBAT KELAS 6

🔹 Mosi:

“Siswa kelas 6 boleh membawa handphone ke sekolah.”

🔵 Pihak Pro

“Saya setuju siswa kelas 6 membawa handphone ke sekolah. Handphone dapat digunakan untuk mencari informasi pelajaran dan mengerjakan tugas. Selain itu, handphone juga dapat digunakan untuk menghubungi orang tua saat keadaan darurat.”

🔴 Pihak Kontra

“Saya tidak setuju siswa membawa handphone ke sekolah. Handphone dapat mengganggu konsentrasi belajar dan membuat siswa bermain game saat pelajaran. Selain itu, membawa handphone ke sekolah berisiko hilang atau rusak.”

🔄 Sanggahan Pihak Pro

“Handphone memang bisa mengganggu, tetapi jika penggunaannya diawasi oleh guru, handphone justru membantu proses belajar.”

🔄 Sanggahan Pihak Kontra

“Pengawasan guru tidak selalu bisa dilakukan, sehingga lebih baik handphone tidak dibawa ke sekolah.”

🧾 Penutup oleh Moderator

“Dari debat ini, dapat disimpulkan bahwa membawa handphone ke sekolah memiliki manfaat dan juga risiko. Oleh karena itu, diperlukan aturan yang jelas agar kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik.”

F. Contoh Topik Debat untuk Kelas 6

  1. PR sebaiknya diberikan setiap hari
  2. Sekolah lima hari lebih baik daripada enam hari
  3. Jajan di kantin sekolah lebih sehat
  4. Penggunaan sepeda ke sekolah perlu dianjurkan
  5. Tugas kelompok lebih efektif daripada tugas individu

 

No comments