Belajar Logika Dasar Pemrograman dan Debugging (BAB 1)
Topik yang Akan Dipelajari
- Logika Dasar Pemrograman
- Pseudocode
- Logika Percabangan (If-Then & If-Then-Else)
- Logika Pengulangan
- Debugging
- Jenis-jenis Kesalahan
- Proses Debugging
Logika
Dasar Pemrograman
Apa itu Logika Pemrograman?
- Cara berpikir terstruktur untuk memecahkan masalah
- Merencanakan langkah-langkah yang harus diikuti
komputer
- Dasar dari semua bahasa pemrograman
Mengapa Penting?
- Membantu mengembangkan kemampuan problem solving
- Meningkatkan keterampilan berpikir logis
- Merupakan fondasi untuk belajar kecerdasan buatan (AI)
Logika pemrograman adalah fondasi
untuk membuat program komputer yang baik
A.
Pseudocode
Apa itu Pseudocode?
- Cara menggambarkan alur program dengan bahasa sederhana
- Bukan kode sungguhan, tapi rencana untuk program
- Mirip resep atau petunjuk langkah demi langkah
Tujuan Pseudocode
- Mempermudah perencanaan program
- Membantu memahami logika sebelum menulis kode
- Dapat dimengerti oleh semua orang, bukan hanya
programmer
Contoh 1: Membuat Teh
- Siapkan cangkir dan teh
- Rebus air
- Masukkan teh ke cangkir
- Tuang air panas ke cangkir
- Tunggu 3 menit
- Tambahkan gula jika perlu
- Aduk dan sajikan
Contoh 2: Menambah Dua Angka
- Mulai
- Dapatkan angka pertama (A)
- Dapatkan angka kedua (B)
- Hitung C = A + B
- Tampilkan hasil C
- Selesai
Tips Menulis Pseudocode
- Satu pernyataan per baris
- Gunakan kata kerja untuk memulai setiap langkah
- Tulis apa yang Anda maksud, bukan cara memprogramnya
B.
Logika Dasar Percabangan - 1. If-Then
Apa itu If-Then?
- Struktur logika untuk membuat keputusan
- Jika kondisi terpenuhi, maka lakukan aksi
- Bentuk dasar: Jika (kondisi) maka (aksi)
Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Jika hujan, maka bawa payung
- Jika alarm berbunyi, maka bangun tidur
- Jika belajar rajin, maka dapat nilai bagus
Contoh dalam Pseudocode
IF
cuaca = "hujan" THEN
ambilPayung()
ENDIF
Contoh dalam Game
IF
pemainTekanTombol("spasi") THEN
karakterLoncat()
ENDIF
Pentingnya If-Then
- Memungkinkan program beradaptasi
- Membuat program lebih cerdas
B.
Logika Dasar Percabangan - 2. If-Then-Else
Apa itu If-Then-Else?
- Struktur logika untuk dua pilihan
- Jika kondisi terpenuhi, lakukan aksi pertama
- Selain itu, lakukan aksi kedua
- Bentuk dasar: Jika (kondisi) maka (aksi1) selain itu
(aksi2)
Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Jika cerah, maka pakai kacamata hitam, selain itu pakai
topi
- Jika dekat, maka jalan kaki, selain itu naik kendaraan
- Jika lapar, maka makan nasi, selain itu minum air
Contoh dalam Pseudocode
IF
cuaca = "cerah" THEN
pakaiKacamataHitam()
ELSE
pakaiTopi()
ENDIF
Contoh dalam Game
IF
pemainMenang() THEN
tampilkanPesan("Selamat!")
ELSE
tampilkanPesan("Coba lagi!")
ENDIF
Beda If-Then dan If-Then-Else
- If-Then: satu kemungkinan aksi
- If-Then-Else: dua kemungkinan aksi
C.
Logika Dasar Pengulangan
Apa itu Pengulangan?
- Cara untuk mengulang instruksi beberapa kali
- Membantu agar kode lebih efisien dan tidak berulang
- Dua jenis utama: For Loop dan While Loop
For Loop
- Mengulang sejumlah tertentu
- Sudah diketahui berapa kali
While Loop
- Mengulang selama kondisi terpenuhi
- Tidak diketahui berapa kali
Contoh For Loop: Menghitung 1-10
FOR
i FROM 1 TO 10:
PRINT i
END
FOR
Contoh While Loop: Game Berlangsung
WHILE
pemainMasihHidup():
jalankanGame()
END
WHILE
Kapan Menggunakan Loop?
- Untuk proses berulang seperti menghitung
- Untuk memproses data dalam daftar
- Untuk game loop yang terus berjalan
Debugging
Apa itu Debugging?
- Proses mencari dan memperbaiki kesalahan dalam kode
- Kata "debug" berasal dari ngengat yang
menyebabkan komputer macet
- Kemampuan penting untuk setiap programmer
Mengapa Debugging Penting?
- Membuat program berjalan dengan benar
- Mengembangkan kemampuan problem solving
- Menghemat waktu dan energi dalam jangka panjang
Analogi Debugging
- Seperti membetulkan sepeda yang rusak
- Pertama cari masalahnya, lalu perbaiki
- Membutuhkan kesabaran dan ketelitian
Langkah Dasar Debugging
- Identifikasi masalah
- Analisis penyebab
- Temukan solusi
- Terapkan perbaikan
- Uji kembali program
Debugging Membuat Lebih Pintar!
- Mengajarkan kita belajar dari kesalahan
- Membantu kita menjadi programmer yang lebih baik
Jenis-jenis
Kesalahan dalam Pemrograman
Kesalahan Sintaks (Syntax Error)
Kesalahan dalam penulisan kode yang melanggar aturan bahasa pemrograman
Contoh:
PRINT
"Hello World" // Lupa titik
koma
IF
x = 5 THEN // Kurang tanda kutip
PRINT x
Kesalahan Logika (Logic Error)
Kode berjalan tapi menghasilkan hasil yang salah karena logika yang tidak tepat
Contoh:
//
Menghitung luas persegi panjang
luas
= panjang + lebar // Seharusnya
panjang × lebar
PRINT
luas
Kesalahan Runtime (Runtime Error)
Kesalahan yang terjadi saat program sedang berjalan dan menyebabkan program
berhenti
Contoh:
x
= 10
y
= 0
hasil
= x / y // Pembagian dengan nol
PRINT
hasil
Proses
Debugging
Langkah-langkah Debugging
- Identifikasi Masalah → Temukan di mana letak kesalahan
dalam kode
- Analisis Penyebab → Pahami mengapa kesalahan terjadi
- Temukan Solusi → Cara memperbaiki kesalahan tersebut
- Terapkan Perbaikan → Ubah kode sesuai solusi yang
ditemukan
- Evaluasi Kembali → Pastikan perbaikan berhasil dan
tidak menimbulkan masalah baru
Contoh Debugging: Program Menghitung
1-10
Kode dengan kesalahan:
FOR
i FROM 1 TO 10:
PRINT i
END
FOR
Hasil: hanya mencetak 1–9, tidak
mencetak 10
- Langkah 1: Identifikasi masalah → Program tidak
mencetak angka 10
- Langkah 2: Analisis penyebab → Loop berhenti sebelum
mencapai angka terakhir (10)
- Langkah 3: Temukan solusi → Ubah batas atas menjadi 11
agar mencetak sampai 10
- Langkah 4: Terapkan perbaikan
FOR
i FROM 1 TO 11:
PRINT i
END
FOR
- Langkah 5: Evaluasi kembali → Sekarang program mencetak
1, 2, 3, ..., 10 ✓
Tips Debugging yang Efektif
- Baca pesan kesalahan dengan teliti
- Periksa kode baris per baris
- Bertanya pada teman atau guru jika bingung
Post a Comment