Topik B: Perbedaan Geografis Negara-Negara di Dunia (BAB 3)
1. Pengertian Benua
- Benua
adalah daratan yang sangat luas dan terdiri atas beberapa negara.
- Di dunia terdapat enam benua utama:
- Asia
- Afrika
- Amerika
- Eropa
- Australia
- Antartika
(Beberapa pendapat memisahkan Amerika menjadi dua: Amerika Utara dan Amerika Selatan).
Contoh:
Benua Asia terdiri dari negara-negara seperti Indonesia, Jepang, dan India.
Benua Afrika memiliki negara seperti Mesir dan Kenya.
2.
Letak dan Ciri Geografis Benua
- Eropa dan Asia
berada dalam satu lempeng besar bernama Lempeng Eurasia.
- Dibatasi oleh Pegunungan Ural.
- Antartika
merupakan benua paling dingin di dunia dan tidak dihuni manusia.
- Setiap benua memiliki kondisi geografis berbeda,
seperti gurun, pegunungan, hutan, dan pulau.
Contoh:
- Benua Afrika banyak memiliki gurun pasir
(misalnya Gurun Sahara).
- Benua Asia Tenggara memiliki banyak pulau,
seperti Indonesia dan Filipina.
- Benua Amerika Selatan terkenal dengan Hutan
Amazon yang luas.
3.
Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Geografis Negara
- Letak lintang dan bujur menentukan iklim suatu negara.
- Bentuk permukaan bumi (bentang alam) memengaruhi kehidupan masyarakat.
- Ketinggian dan kedekatan dengan laut menentukan suhu dan jenis tanaman yang dapat tumbuh.
Contoh:
Negara seperti Finlandia memiliki iklim dingin karena dekat Kutub Utara,
sedangkan Indonesia beriklim tropis karena dilalui garis khatulistiwa.
4.
Bentang Alam di Dunia
Bentang alam adalah bentuk permukaan
bumi yang alami, seperti gunung, sungai, danau, lembah, dataran tinggi, gurun,
dan hutan.
Contoh:
- Gunung Everest di Asia
- Sungai Nil di Afrika
- Gurun Sahara di Afrika
- Hutan Amazon di Amerika Selatan
5.
Perbedaan Kondisi Geografis dan Dampaknya
Perbedaan kondisi geografis
memengaruhi:
- Jenis pekerjaan masyarakat (pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan)
- Budaya dan kebiasaan hidup
- Jenis tanaman dan hewan yang hidup
Contoh:
Masyarakat di daerah gurun seperti suku Pokot di Afrika hidup berpindah-pindah
(nomaden) dan memelihara ternak.
Sementara masyarakat Jepang banyak bekerja di bidang industri dan teknologi
karena lahan terbatas.
6.
Kegiatan Manusia Mengubah Geografi Dunia
a.
Terusan Suez
- Menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah.
- Dibangun oleh Perancis (dipimpin Ferdinand de
Lesseps) untuk mempercepat jalur perdagangan.
- Pembangunan selesai tahun 1869 dan kini menjadi
jalur perdagangan penting dunia.
b.
Terusan Panama
- Menghubungkan Samudra Atlantik dan Samudra
Pasifik.
- Dibangun di Amerika Tengah, selesai tahun 1914.
- Dipimpin oleh Kolonel George W. Goethals dari
Amerika Serikat.
Contoh:
Kedua terusan ini memperpendek waktu perjalanan kapal dan mendukung ekonomi
dunia.
7.
Tradisi dan Kehidupan Masyarakat di Berbagai Negara
- Belanda:
memiliki tradisi Tulip Time Festival (festival bunga tulip mekar
setiap Maret–Mei).
- Jepang:
memiliki festival bunga Sakura.
- Afrika:
suku Pokot dan Tuareg hidup secara nomaden di gurun.
Contoh:
Suku Tuareg terkenal mahir mengenali bintang di langit malam karena sering
bermalam di padang pasir.
8.
Refleksi dan Pembelajaran
Setiap negara memiliki kondisi
geografis yang berbeda, dan hal itu:
- Mempengaruhi budaya, ekonomi, dan gaya hidup
masyarakatnya.
- Menumbuhkan rasa syukur terhadap keberagaman
ciptaan Tuhan di bumi.
Contoh Refleksi:
Jika tinggal di daerah bersalju seperti Finlandia, pakaian tebal dan rumah
berpemanas sangat diperlukan. Sedangkan di Indonesia, pakaian ringan lebih
nyaman karena beriklim tropis.
Kesimpulan
Dunia memiliki beragam bentang alam,
iklim, dan budaya.
Perbedaan geografis antarnegara menjadikan bumi kaya akan keindahan dan
keragaman kehidupan.
Post a Comment